malangkota.go.id
Menurut McGraw Hill Dictionary media sosial didefinisikan sebagai sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual.
Google mendefiniskan media sosial sebagai website dan aplikasi yang digunakan untuk jejaring sosial.  Menurut saya, media sosial adalah semua media, saluran, atau aplikasi yang di dalamnya kita terhubung dengan orang lain, berkomunikasi dan berbagi. Media sosial yang saya maksud seperti Facebook (fb), Twitter, Instagram, Path, Blog, Youtube dan lain-lain.
acurax.com
Menurut data Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pengguna internet di Indonesia sebanyak 63 juta orang dan 95% diantaranya menggunakan internet untuk jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Indonesia menempati peringkat ke 4 pengguna Facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India dan peringkat 5 pengguna Twitter terbesar di dunia. Posisi Indonesia hanya kalah dari USA, Brazil, Jepang dan Inggris. Sementara data lain dari Webershandwick, perusahaan public relations dan pemberi layanan jasa komunikasi, untuk wilayah Indonesia ada sekitar 65 juta pengguna Facebook aktif. Sebanyak 33 juta pengguna aktif per harinya.
Tingginya angka pengguna internet di Indonesia seharusnya berefek pada perkembangan ilmu pengetahuan dan kualitas hidup manusia termasuk hubungan sosial karena pada dasarnya Internet adalah saluran yang digunakan manusia untuk mengakses informasi, melihat dunia, berbagi informasi dan membangun jaringan. Tidak ada batasan informasi di internet, semua bidang kehidupan dan pelayanan bisa kita dapatkan dalam internet.
Kenyataanya kualitas hidup manusia di Indonesia ternyata belum meperlihatkan kemajuan yang  signifikan jika dibandingkan negara lainnya dengan persentase pengguna internet yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Mengapa?

Kecanduan media sosial sepertinya terlihat begitu mempengaruhi hubungan sosial secara negatif. Kebersamaan dalam keluarga sepertinya mulai dirampas dengan kesibukan dengan internet. Perkumpulan di meja makan hanya sekedar kelihatan saja tapi semua sibuk dengan update status. Pertemuan dan kedekatan hanya sebatas foto dan status saja.
brilio.net


psikologid.com
Seperti data tadi bahwa 95% dari jumlah pengguna internet di Indonesia menggunakan internet utk Facebook dan Twitter! Memang tidak salah sebenarnya, karena 2 media ini adalah media untuk membangun jaringan dan kontak dengan orang lain. Entah untuk kepentingan bisnis, berbagi banyak hal, informasi atau membina hubungan bersosial. Kenalan atau teman lama misalnya bisa diakses atau bertemu karena media sosial dan itu sangat positif.
Kenyataannya saya tidak begitu melihat dampak sosial yang positif dari persentase pengguna Facebook dan Twitter yang tinggi di negara kita. Melalui media sosial, kita harusnya
1.) lebih terhubung dengan orang lain,
2.) kita bisa membangun kedekatan dengan orang lain tanpa dibatasi dengan jarak dan waktu,
3.) hubungan yang terputus bisa terbina kembali
4.) melalui 1000, 2000 atau lebih teman di FB seharusnya jiwa sosial kita lebih tinggi
Kenyataanya banyak orang menggunakan FB misalnya berlomba-lomba mengupdate status, menceritakan pengalaman, berbagi foto, hanya untuk menunjukkan apa yang dia miliki, berupa materi, fashion, jabatan dan hal fisik lainnya. Kita merasa bangga saat bisa memposting hal-hal yang tidak bisa dicapai atau dimiliki orang lain. Dalam arti Media sosial cenderung bukan media untuk bersosial tapi untuk mengeksiskan diri dan mempopulerkan diri.
sindonews.com
Banyak orang aktif di media sosial untuk melacak dan menonton kehidupan orang lain (dengan postingannya), kita iri melihat pencapaian orang lain dan kita menjadi tidak puas dengan kehidupan kita sendiri.
Tidak ada salahnya kita memposting foto-foto atau hal yang kita anggap menarik dan indah selama itu tidak membuat kita bangga diri atau dengan motivasi untuk menunjukkan kehebatan kita pada orang lain. Kita perlu kritis dan cerdas menggunakan teknologi untuk bisa memberikan pengaruh positif bagi orang lain. Kita bisa membangun relasi yang baik, membangun kedekatan dengan orang yang jauh dan membagi informasi atau cerita-cerita mengandung pesan positif agar kita telihat lebih berdampak. Dan media sosial itu adalah salah satu sarana untuk mencapai itu.

By. Esther Lumintang