champaignchurch.tv

Zaman berubah, dunia yang berkembang sangat pesat dengan semua fasilitas, pelayanan dan materi yang ditawarkannya ternyata tidak hanya memberikan efek positif untuk mempermudah aktivitas manusia dan mengembangkan kualitas hidup tetapi juga ternyata membawa dampak negatif seperti ketergantungan manusia terhadap teknologi, manusia menjadi malas, keterikatan terhadap materi, dan penawaran menggiurkan di mana-mana membuat sifat konsumtif dan hedonis manusia meningkat tajam. Di mana-mana standar kebahagiaan diletakkan pada materi dan gaya hidup. Orang merasa tidak berkembang ketika status finansialnya buruk. Orang merasa dirinya sukses saat bisa menghasilkan uang banyak dan memiliki status pekerjaan yang bergengsi. Banyak orang berusaha untuk berpenampilan menarik, atraktif, mewah dan menonjol demi mendapatkan perhatian dan dipandang spesial oleh orang lain. Selain itu sifat gengsi yang tinggi membuat orang cenderung memaksakan diri untuk secara fisik terlihat mengikuti zaman meskipun tidak selaras dengan status finansialnya.

Problem dalam banyak bidang mulai dari politik, sosial dan hubungan dalam keluarga banyak disebabkan oleh masalah gaya hidup. Banyak pejabat yang korupsi karena begitu terikat dengan materi. Hubungan pertemanan, bertetangga, atau dalam komunitas tertentu rusak karena pihak tertentu terlalu berorientasi pada hal-hal fisik seperti uang, harta atau penampilan fisik. Kadang juga iri hati dengan kepemilikan orang lain menjadi penyebab konflik dalam hubungan. Dalam hubungan keluarga misalnya, suami kadang merasa terbeban karena gaya hidup dan tuntutan istri yang begitu tinggi untuk hal-hal yang tidak begitu penting dan kadang menciptakan konflik dalam hubungan.

Mengeliminasi hal-hal yang tidak penting

Entah itu dalam buku, cerita, film atau khotbah di tempat ibadah, tersurat atau tersirat pesan untuk hidup sederhana. Hidup sederhana ditengah lingkungan yang penuh dengan godaan dan tawaran materi memang menantang. Tapi tidak ada pilihan lain yang lebih baik sebenarnya dari memilih untuk hidup sederhana. Dari hidup sederhana, banyak hal yang bisa dipermudah. Berfokus pada hal-hal yang lebih bernilai dan mengesampingkan hal-hal yang bersifat materi adalah langkah awal yang baik untuk mengubah hidup. Untuk bisa menikmati hidup tidak harus dengan memiliki rumah yang mewah, baju yang mahal, berpergian ke luar kota atau luar negeri, makan di restoran atau berpose foto yang keren. Tidak ada salahnya memang ketika kita ingin menikmati waktu dan materi yang kita miliki dengan hal-hal tadi karena setiap orang berhak untuk menikmati hidup dengan caranya sendiri untuk kebahagiaannya. Tapi yang salah adalah ketika kita terlalu terikat dan memfokuskan diri untuk hal-hal tadi dan mengabaikan hal-hal lain seperti membuat diri lebih berkualitas, bijaksana, memberi dampak positif dan memiliki hubungan yang bernilai dengan keluarga dan orang lain. Kita perlu cerdas memilah hal yang lebih bernilai dan mengeliminasi hal-hal yang tidak seharusnya menjadi fokus kita.

Kualitas lebih penting dari kuantitas
pewangga.wordpress
Orang tua yang membelikan mainan banyak dan memenuhi semua kebutuhan fisik anaknya tidak lebih baik dari orang tua yang hanya membelikan buku tentang kebijaksanaan dan memberi perhatian emosional dan spiritual untuk anaknya. Demikian juga dengan hidup kita, tidak ada gunanya memiliki semua fasilitas dan materi, tapi kita tidak bijaksana dalam hidup dan memiliki hubungan yang rusak dengan orang lain. Dalam hal ini kualitas lebih penting daripada kuantitas.

Orang lain tidak bisa mempengaruhi hidup kita
linkedin.com
Seperti yang saya tulis dalam artikel sebelumnya, kita memiliki kendali penuh terhadap hidup kita. Orang lain tidak bisa memberikan pengaruh apapun tanpa seizin kita. Dalam hal ini kita tidak perlu mengubah gaya hidup positif kita untuk diterima dan dilingkungan kita, bisa saja kita menjadi asing di tempat kita sendiri karena kita tidak mengikuti gaya hidup mereka yang hedonis misalnya. Orang lain mungkin berekspektasi ini dan itu tapi kita yang menentukan pilihan yang terbaik untuk hidup kita. Tidak ada yang salah dengan gaya hidup sederhana, entah orang lain berkomentar negatif, pilihan positif itu tidak harus terpengaruh. Menjadi bernilai untuk diri sendiri dan orang lain itu lebih penting.

Sederhana bukan hanya menyangkut gaya hidup tapi juga cara berpikir, banyak orang begitu rumit berpikir tentang permasalahan hidupnya, bagaimana harus mencapai ini itu, atau sibuk memikirkan apa yang tidak ia miliki, atau mungkin mencari cara untuk membuat orang lain susah. Kompleksitas berpikir manusia kadang membuat banyak hal yang sederhana menjadi rumit, membuat hal sulit menjadi lebih sulit dan kadang membuat pintu yang terbuka menjadi tertutup.
Hidup sederhana dapat melepaskan kita dari keterikatan terhadap hal-hal semu, dapat membuat kita lebih melihat kebaikan dan hal non-materi yang lebih bernilai. Kita bisa mendapatkan keistimewaan diri kita dengan apa adanya kita, kita bisa lebih mudah bersyukur, lebih bebas dan sehat menjalani hari-hari kita.
excelphysicaltherapy.com
Tidak mudah memang dipraktekkan dan memang mudah untuk diucapkan. Saya sendiri juga masih dalam proses belajar untuk hal ini. Tapi saya percaya, kesederhanaan membawa kemudahan. Fokus untuk tampil apa adanya dengan memperbaiki diri untuk lebih bijak, cerdas, berkualitas dan memberikan dampak positif pada orang lain, berbagi sesuatu entah dalam bentuk terkecil sekalipun adalah kemewahan dalam diri yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang mengerti ketulusan dan kesederhanaan itu.

By Esther Lumintang