Berada di
negeri asing yang dengan semua perbedaan mulai dari iklim, waktu, makanan, gaya
hidup, budaya dan aturan, butuh kesiapan mental dan pemikiran yang matang untuk
bisa bertahan dan tetap nyaman dan optimal melakukan aktivitas dan mencapai
tujuan.
Awal mula
berada di negara ini, ada beberapa hal yang membuat saya sedikit kesulitan
untuk bertahan dengan nyaman dikarenakan beberapa alasan berikut ini yang
menurut cerita sebagian besar orang Asia (khususnya orang Indonesia) juga
memiliki pendapat yang sama.
1. Cuaca atau Musim
Seperti yang
kita ketahui bahwa Jerman memiliki 4 musim yaitu musim panas (sommer), musim
dingin (winter), musim semi (frühling), musim gugur (herbst). Menurut pengalaman
saya, hanya ada sekitar 3 bulan waktu di mana kita bisa berjalan keluar tampa
jacket atau mantel, yaitu sommer (Juni – Agustus) karena rata-rata suhu udara
berada di atas 25°c. Sisanya yaitu frühling
dan herbst biasanya selalu dingin yaitu berada di bawah 20°C. Winter dengan kemungkinan turunnya salju
lebih memperkuat tantangan orang-orang tropis yang tinggal di negara ini.
Sangat menantang bagi saya untuk tetap bisa eksis
dengan semua planning, tugas dan
kegiatan di sini di tengah-tengah suhu yang dingin. Winter adalah waktu yang paling menantang buat saya karena
aktivitas umumnya sudah di mulai jam 7 di waktu hari masih gelap. Waktu winter di sini memang membuat waktu
terang pendek, yaitu mulai jam 8 pagi sampai 5 sore. Meskipun begitu aktivitas
di manapun harus tetap berjalan normal dan orang-orangpun terbiasa dengan hal
ini.
2. Makanan
![]() |
| instructables.com |
![]() |
| wordpress.com |
Orang
Indonesia yang mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok sejak kecil harus
bersiap untuk bisa merelakan itu karena di sini nasi bukan jadi andalan atau
makanan pokok. Roti, kentang, mie biasanya menjadi makanan pengganti
karbohidrat dan lebih murah dibandingkan harga beras. Sangat jarang ditemui
makanan pedas di sini, kalaupun ada standar pedas orang Jerman dan orang
Indonesia menurut saya sangat jauh berbeda. Pedas versi orang Jerman rasanya
biasa saja buat kita orang Indonesia. Selain beras, harga rica di sini juga
memang tergolong mahal. Jadi bersiaplah untuk sedikit merelakan syarat pedas
dalam dalam makanan hari-hari anda. Karena mungkin bertumbuh di daerah yang memiliki kebiasaan makanan menu pedas, saya masih sedikit kesulitan makan tanpa ada rasa pedas. Begitupun dengan nasi, meskipun harga beras sedikit mahal tapi beras masih tetap menjadi daftar andalan belanjaan saya di sini.
3. Gerakan Cepat
![]() |
| adiloka.com |
Bagi kita
orang Indonesia yang kurang terbiasa dengan gerakan cepat, misalnya berjalan,
merealisasikan apa yang direncanakan atau dalam mengerjakan sesuatu mungkin
akan sedikit kesulitan jika hidup di negara ini. Tapi bagi yang mau berusaha
menyesuaikan diri saya rasa itu bukan hal yang sulit. Setiap pekerjaan
dilakukan dengan target waktu dan merekapun menyelesaikannya sesuai dengan
waktu yang ditargetkan. Efisiensi waktu dalam hal ini mungkin menjadi salah
satu alasan mengapa mereka terbiasa dengan melakukan banyak hal dengan waktu
yang cepat.
4. Schedule/Termin
![]() |
| friseur-oender.de |
Hampir semua
bidang atau aspek kehidupan orang-orang di sini dipenuhi dengan Plan atau
Schedule. Hampir semua fasilitas dan pelayanan di negara ini dijalankan melalui
Termin atau janji, dalam hal ini
waktu sangat menjadi perhatian dalam semua planning
dan aktivitas. Transportasi umum seperti bus dan kereta itu memiliki jadwal
yang precise sampai hitungan menit
dalam beraktivitas. Jika kereta dijadwalkan berangkat jam 7:06 itu berarti
tepat 6 menit setelah jam 7 kereta itu sudah berangkat. Pelayanan praktek dokter
misalnya, setiap orang yang ingin ke dokter harus membuat janji sebelumnya.
Pelayanan hanya akan dilakukan jika sesuai dengan waktu dijanjikan. Begitupun
dengan salon atau misalnya jasa potong rambut. Salah satu contoh kecil juga
dalam merencanakan liburan. Dalam banyak perusahaan ada istilah “holyday
wishes”, di mana orang-orang menulisnya di akhir tahun untuk rencana libur di
tahun depan. Jadi dalam hal ini gambaran kegiatan dan liburan untuk tahun
berikutnya sudah direncanakan dari tahun ini. Ketika ingin bertemu seseorang
kita harus membuat janji sebelumnya dan tepat waktu menepati janji tersebut.
Hal ini dikarenakan bahwa sebagian besar orang-orang di sini menjalani harinya
sesuai dengan planning yang dibuat di
pagi hari atau sejak hari sebelumnya. Dalam bekerja mereka fokus kerja dan sisa
waktunya diisi dengan hal lain seperti waktu bersama keluarga atau teman.
Hal-hal tersebut mungkin menjadi alasan kenapa orang disini begitu disiplin dan
memperhatikan timing dalam menjalani
banyak hal. Kita yang mungkin tidak terbiasa dengan disiplin dan hal-hal
terstruktur harus berusaha untuk setidaknya disiplin dan memenuhi janji dibuat.
5. Party
![]() |
| urlaubspiraten.de |
Bagi saya
cara orang-orang khususnya anak muda di sini ber-party memang sedikit berbeda. Party
yang dimaksud di sini yaitu bukan hanya party
seperti acara ulang tahun tapi mereka melakukan party berdasarkan banyak alasan. Di waktu luang pun seperti weekend, party sering dilakukan oleh
anak muda di sini. Biasanya dalam party selalu ada musik dan minuman beralkohol.
Memang mereka benar-benar meluangkan waktu dan menikmatinya, karena berada di
dalam party adalah moment di mana
mereka melupakan stress dari pekerjaan, studi dan berfokus untuk
bersenang-senang. Tetapi saya tidak menilainya sebagai sesuatu yang negatif
karena yang terlihat bahwa management waktu mereka yang baik tidak membuat
hal-hal yang menjadi prioritas seperti studi atau pekerjaan terganggu dalam hal
ini party hanya ada di waktu luang dan sebagian besar waktu mereka dihabiskan
untuk hal-hal yang penting. Bagi saya yang berasal dari latar belakang daerah
yang tidak memilki kebiasaan mengkonsumsi alkohol (sebagai wanita), saat dalam
party lebih memilih untuk mengontrol dan memilih untuk berani menolak tawaran
untuk minum. Meskipun begitu, hal itu tidak mempengaruhi keseruan dan
kebersamaan dalam party itu.
Tidak semua
kebiasaan dan gaya hidup orang-orang barat bisa kita tiru, tapi dalam
pengalaman saya ada banyak hal positif yang tidak kita punya yang mungkin bisa kita
termasuk juga pandangan hidup mereka yang saya yakin beberapa hal itu yang
berpengaruh terhadap majunya negara ini.





0 Comments